Waspada Bediding, Warga Banjarwaru! Suhu Dingin Menyelimuti Musim Kemarau

  • Jul 07, 2025
  • MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.

Banjarwaru, Lumajang — Musim kemarau telah tiba, namun warga Desa Banjarwaru justru dihadapkan pada suhu yang makin menusuk tulang di pagi dan malam hari. Fenomena ini dikenal sebagai bediding, yakni perubahan suhu drastis yang terjadi terutama di daerah pegunungan dan dataran tinggi seperti wilayah Lumajang dan sekitarnya.


Bediding biasanya terjadi pada puncak musim kemarau, saat langit cerah dan angin malam membawa hawa dingin tanpa penghalang. Walau tidak membahayakan secara langsung, kondisi ini bisa memicu gangguan kesehatan seperti masuk angin, batuk, pilek, dan flu, terutama bagi anak-anak dan lansia.


Agar tubuh tetap bugar di tengah dinginnya cuaca, berikut beberapa tips menghadapi bediding yang bisa diterapkan:
- Kenakan pakaian hangat, terutama saat pagi dan malam
- Cukupi asupan air putih meski cuaca dingin membuat tidak merasa haus
- Konsumsi makanan bergizi, terutama sayur dan buah
- Minum vitamin atau suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh
- Istirahat cukup dan hindari begadang


Masyarakat diimbau untuk saling mengingatkan dan lebih memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Bediding memang kerap terjadi saat musim kemarau, sehingga penting untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan agar cuaca dingin tidak menjadi penyebab turunnya produktivitas maupun semangat kebersamaan di lingkungan desa.


Ingat, sehat itu tanggung jawab bersama. Jaga tubuh, jaga lingkungan, dan mari saling peduli di tengah dinginnya musim kemarau ini.

 

KIM BANJARWARU
Kesekretariat : Jl Monumen Kyai Ilyas Ds Banjarwaru
“Inspirasi untuk Perubahan Lebih Baik”