Semarak Tradisi: Arak-Arakan Jaran Kencak Keliling Banjarwaru Disambut Meriah
- Oct 07, 2025
- MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.
Suasana Dusun Bundelan, Desa Banjarwaru, berubah meriah pada Senin, 6 Oktober 2025, ketika derap langkah 12 ekor jaran kencak (kuda hias khas Lumajang) berkeliling kampung dalam rangka syukuran khitanan salah satu warga.
Arak-arakan jaran kencak itu menjadi tontonan yang dinanti oleh masyarakat. Warna-warni hiasan kuda, iringan musik gamelan, dan gerak gemulai sang penunggang menghadirkan semarak khas budaya Lumajang yang masih dijaga dengan penuh kebanggaan.
Pawai dimulai dari Dusun Bundelan dan berkeliling ke berbagai titik di Desa Banjarwaru, termasuk rumah para perangkat desa dan Kepala Desa Banjarwaru sebagai bentuk penghormatan serta ungkapan syukur.
Selain sebagai bentuk syukur atas kelancaran prosesi khitanan, tradisi jaran kencak juga menjadi simbol kegembiraan dan rasa syukur kepada Tuhan atas kesehatan dan rezeki keluarga. Anak-anak tampak antusias mengikuti dari pinggir jalan, sementara warga saling bertegur sapa dan menikmati kebersamaan yang hangat.
Dengan iringan musik tradisional dan semangat gotong royong warga, acara tersebut menegaskan bahwa Banjarwaru tak hanya kaya akan tradisi, tetapi juga kaya akan kebersamaan dan rasa hormat terhadap budaya.
KIM BANJARWARU
Kesekretariat : Jl Monumen Kyai Ilyas Desa Banjarwaru, Kec. Lumajang , Kab.Lumajang
“Inspirasi untuk Perubahan Lebih Baik”