Optimasi Pertanian di Desa Banjarwaru Melalui Sosialisasi Kartu Tani dan Peran Kelompok Tani
- Feb 07, 2020
- MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.
Banjarwaru merupakan salah satu desa yang memiliki potensi alam yang melimpah. Hal ini disebabkan oleh lahan pertaniannya sangat luas. Sehingga mata pencaharian sebagian besar warganya adalah sebagai petani dan buruh tani. Hal inilah yang melatarbelakangi Kepala Desa Banjarwaru mengadakan sosialisasi kartu tani dengan pembicara Ibu Juariyah, dari UPT Pertanian Kecamatan Lumajang pada hari Jumat 7 Februari 2020 di kantor Balai Desa Banjarwaru.
Ibu Juariyah menyampaikan bahwa kelangkaan pupuk yang terjadi dikarenakan data RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani) yang disetorkan ke pemerintahan pusat dan keadaan ril di lapangan memiliki kesenjangan yang besar. Pasalnya, pemerintah pusat, menjadikan eRDKK tersebut sebagai acuan jumlah besarnya pupuk yang akan disalurkan. Sementara para petani, kurang proaktif dalam mendaftarkan dirinya sebagai kelompok tani. Padahal, melalui kelompok tani, para petani akan mendapatkan kartu tani yang dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi di kiosnya masing-masing. Selain itu, kartu tani juga dapat digunakan untuk mengetahui jatah pupuk subsidi yang akan diterima oleh setiap petani.
Desa Banjarwaru sendiri, memiliki dua kelompok tani yaitu kelompok Ledok Makmur dan dan kelompok Bundelan Makmur. Namun, pengurus dan anggotanya masih sangat terbatas dan pergerakannya juga sangat pasif. Hal ini terlihat dari banyaknya petani yang terdaftar di eRDKK masih kurang lebih 30 orang dari 200 orang petani yang ada di Desa Banjarwaru. Sehingga setelah difasilitasi oleh Kepala Desa Banjarwaru melalui sosialisasi, harapannya para petani di Desa Banjarwaru dapat mendaftarkan diri menjadi anggota kelompok tani. Karna seluruh kebutuhan petani bisa didapatkan melalui kelompok tani. Salah satu contoh, UPT Pertanian Kecamatan Lumajang telah memberikan bantuan berupa mesin pompa pupuk sebanyak dua unit kepada kelompok tani yang ada di Desa Banjarwaru. Penyerahan secara simbolis dilakukan secara langsung oleh Ibu Juariyah selaku perwakilan dari UPT Pertanian Kecamatan Lumajang setelah acara sosialisasi selesai dilaksanakan.