Menghidupkan Kembali SD Inpres di Banjarwaru: Langkah Menuju Pemulihan Ekonomi

  • Jun 22, 2021
  • MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.

 

Banjarwaru, 22 Juni 2021 - Diskusi penting seputar pengelolaan Sekolah Dasar Inpres (SD Inpres) yang telah lama terbengkalai di Desa Banjarwaru telah digelar. Kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sangku sebagai pengelola, melalui Direkturnya, menghidupkan kembali peran penting gedung tersebut dalam mendorong pemerataan ekonomi dan percepatan pemulihan ekonomi di Banjarwaru.

Diskusi tersebut mengumpulkan para pemangku kepentingan dari berbagai kalangan masyarakat, pemerintah desa, serta tokoh-tokoh terkait. Direktur BUMDes Sangku, dalam pemaparannya, menyatakan tekad untuk memanfaatkan gedung SD Inpres yang sebelumnya terbengkalai demi memberikan dampak positif pada ekonomi lokal.

"Sangku BUMDes bersama tim siap mengambil peran dalam pengelolaan kembali gedung SD Inpres yang selama ini terabaikan. Kami memiliki rencana yang kuat untuk menjadikan gedung ini sebagai pusat kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi seluruh warga Banjarwaru," ungkap Direktur BUMDes Sangku.

Salah satu tujuan utama dari upaya ini adalah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di antara warga desa. Dengan mengaktifkan kembali gedung SD Inpres, diharapkan dapat diciptakan peluang usaha dan kegiatan produktif yang dapat melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan semangat memulihkan ekonomi setelah masa sulit akibat berbagai tantangan, termasuk dampak pandemi.

Kepala Desa Banjarwaru, Bapak Samsul Arifin, turut memberikan dukungan dan sambutan positif terhadap langkah ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara BUMDes dan pemerintah desa dalam merumuskan strategi pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti potensi gedung SD Inpres sebagai tempat berkumpul dan berkreasi bagi warga desa dalam upaya mengembangkan beragam usaha kecil dan menengah.

"Pemulihan ekonomi masyarakat adalah misi bersama. Dengan memanfaatkan gedung SD Inpres ini, kita dapat menciptakan peluang baru, memajukan sektor ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan bersama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya ini dengan penuh semangat," tegas Kades Banjarwaru.

Diskusi ini menjadi tonggak awal dalam perjalanan pengelolaan ulang gedung SD Inpres di Banjarwaru. Diharapkan, dengan sinergi dan kerjasama yang solid antara BUMDes Sangku, pemerintah desa, dan masyarakat, gedung ini dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi yang berdaya guna dan berkelanjutan, menghasilkan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Banjarwaru dan warganya.