Matun Bareng di Sawah, Petani Banjarwaru Tunjukkan Kekompakan Jaga Padi Hingga Masa Panen
- Apr 04, 2026
- MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.
BANJARWARU, 3 April 2026 – Semangat gotong royong warga Desa Banjarwaru kembali terlihat di sektor pertanian. Puluhan petani terlihat berkumpul dalam satu bidang sawah untuk melakukan aksi pembersihan tanaman liar atau yang akrab disapa dengan istilah matun secara bersama-sama.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya kolektif warga untuk memastikan kualitas padi tetap terjaga hingga masa panen tiba. Dengan telaten, para petani mencabut rumput dan gulma yang tumbuh di sela-sela tanaman padi agar nutrisi dari pupuk serta tanah dapat terserap maksimal oleh tanaman utama.
Meski teknologi pertanian semakin maju, warga Desa Banjarwaru tetap mempertahankan cara manual dengan berkelompok. Menurut warga setempat, bekerja bersama-sama membuat pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dan cepat selesai.
"Kalau dikerjakan sendiri-sendiri memang bisa, tapi kalau begini (berkelompok) semangatnya beda. Kita bisa sambil bercengkerama, dan yang terpenting, padi bisa tumbuh sehat tanpa gangguan tanaman liar," ujar salah satu petani di lokasi.
Langkah ini diambil mengingat pentingnya menjaga ekosistem sawah di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Dengan bersihnya lahan dari tanaman pengganggu, risiko serangan hama dapat diminimalisir dan potensi hasil gabah saat panen diprediksi akan meningkat signifikan.
KIM BANJARWARU
Kesekretariat : Jl Monumen Kyai Ilyas Desa Banjarwaru, Kec. Lumajang , Kab.Lumajang
“Inspirasi untuk Perubahan Lebih Baik”