Lumajang Berselawat: Santri Masa Kini Pelopor Kemajuan Peradaban Berakar pada Nilai Moral dan Nasionalisme
- Oct 19, 2025
- MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.
Lantunan selawat menggema di Stadion Semeru, Sabtu (18/10/2025) malam, saat ribuan masyarakat dan santri berkumpul dalam acara “Lumajang Berselawat dan Doa Bersama”, puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”
Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum kebangkitan nilai perjuangan dan pengabdian pesantren bagi bangsa. Ia mengajak santri untuk menjadi pelopor kemajuan peradaban modern tanpa kehilangan nilai moral dan nasionalisme.
“Santri masa kini harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap berpegang pada akhlak dan semangat kebangsaan,” ujarnya.
Menurut Bunda Indah, pesantren berperan besar dalam membangun karakter dan kecerdasan generasi muda. Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Lumajang memperkuat peran pesantren melalui berbagai program pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan guru ngaji dan ustaz.
“Pemerintah hadir bukan hanya mendukung kegiatan keagamaan, tapi juga mencetak generasi santri yang tangguh, berintegritas, dan cinta tanah air,” tambahnya.
Acara yang dihadiri berbagai majelis dzikir dan selawat itu ditutup dengan doa bersama, menandai semangat kebersamaan masyarakat Lumajang dalam menjaga persatuan dan menebarkan kedamaian.