Kampung KB Banjarwaru: Meningkatkan Kesadaran Kependudukan dan Peran Masyarakat dalam Pembangunan Keluarga
- Feb 26, 2020
- MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.
Kampung Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu program pemerintah pusat untuk mengatasi berbagai macam permasalah kependudukan. Diantaranya adalah 64 persen desa yang ada di Indonesia masih menjadi desa sangat tertinggal dan tertinggal. Jumlah penduduk miskin masih tinggi, terutama di pedesaan. Angka kelahiran pada usia 15 sampai 24 tahun masih tinggi, terutama di daerah pedesaan. Serta semangat terhadap program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang menurun. Sehingga dari permasalahan tersebut, pemerintah daerah menyambut program pemerintah pusat dengan cara melakukan pembinaan kampung KB di desa-desa dan kelurahan baik kabupaten maupun kota.
Seperti yang dilakukan oleh Bu Umami perwakilan dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan yang melakukan pertemuan Forum Musyawarah Kampung KB di Desa Banjarwaru hari rabu malam, 26 Februari 2020 kemarin. Forum tersebut dihadiri oleh Bapak Abdul Basar, S.H, selaku Bapak Camat Kecamatan Lumajang, Bapak Samsul Arifin, S.Pt selaku Kepala Desa Banjarwaru dan seluruh RT dan RW yang ada di Desa Banjarwaru. beberapa point penting dari forum tersebut adalah disampaikannya bahwa Jumlah warga Desa Banjarwaru adalah sebanyak 2415 orang, dengan rincian laki-laki sebanyak 1219 orang dan wanita sebanyak 1196 orang. Sementara dari hasil pendataan, kesertaan ber-KB warga Desa Banjarwaru masih rendah. Selain itu, struktur organisasi kampung KB Desa Banjarwaru juga belum terbentuk, oleh karena itu, pada saat forum berlangsung juga dilakukan pembentukan struktur organisasi kampung KB Desa Banjarwaru. Sehingga dengan adanya Forum Musyawarah Kampung KB ini, diharapkan segala program dari kampung KB dapat terrealisasikan.