Fogging Berhasil Mengatasi Ancaman Penyakit di RW 03 Banjarwaru
- May 21, 2021
- MOHAMMAD SYARIFUDDIN AL MUBAROK, ST., SH.
Banjarwaru, 21 Mei 2021 – Langkah tegas dalam mengatasi ancaman penyakit demam berdarah di RW 03 Banjarwaru terus dilakukan. Kali ini, Upaya Kesehatan Puskesmas (UPT) Kota melaksanakan fogging sebagai upaya pemberantasan nyamuk di wilayah tersebut. Fogging ini dilakukan setelah beberapa warga mengalami gejala penyakit demam berdarah secara beruntun.
Fogging, metode pengabutan insektisida untuk membasmi nyamuk dewasa, dianggap sebagai respons cepat dalam mengatasi ancaman penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Kegiatan ini dilakukan dengan dukungan dari pihak Puskesmas dan pemerintahan desa, termasuk Kepala Desa Samsul Arifin yang turut mendukung dan mengawasi jalannya fogging.
"Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit demam berdarah. Kesehatan warga adalah prioritas utama kami," ungkap Kepala Desa Samsul Arifin.
Fogging dilakukan secara cermat dan profesional oleh tim dari UPT Puskesmas Kota. Metode ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor penyebar penyakit demam berdarah. Warga diminta untuk mengikuti petunjuk dan anjuran yang diberikan oleh petugas agar hasil fogging dapat maksimal.
Bapak I Made, salah satu warga RW 03 yang mendukung kegiatan fogging, menyatakan, "Ini adalah langkah yang sangat baik untuk menjaga kesehatan warga di tengah kondisi yang sedang sulit. Kita harus mendukung upaya pemberantasan nyamuk ini."
Kerjasama antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak kesehatan dalam menjalankan kegiatan fogging ini menjadi contoh nyata tentang bagaimana tanggap dan komitmen bersama dalam menghadapi ancaman penyakit. Banjarwaru terus menunjukkan semangat gotong royong dan peduli terhadap kesejahteraan warganya melalui berbagai upaya kesehatan dan pemberantasan penyakit.